Astra Motor Turun ke Jalan, Hidupkan Motor Mogok Akibat Banjir

Astra Motor Turun ke Jalan Hidupkan Motor Mogok Akibat Banjir

IR - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Minggu, 8 Februari lalu menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Tidak sedikit sepeda motor yang menjadi ‘korban’. Karena itu, dealer sepeda motor Honda terbesar di Jakarta, Astra Motor, menurunkan beberapa motor bengkel kelilingnya ke titik banjir untuk membantu sepeda motor yang mogok akibat menerjang genangan air atau banjir hari ini atau 10 Februari 2015.

“Di saat banjir seperti ini, sebagai dealer sepeda motor Honda, kami bisa membantu masyarakat dengan menggelar servis gratis seperti ini,” ungkap Departemen Head Technical Service Astra Motor Hadijanto Santoso.

Sejak pukul 11.00 siang tadi, tiga orang mekanik stand by di Jl Ahmad Yani, daerah Cempaka Putih, Jakarta Timur, tepatnya di depan Gedung Gudang Garam. “Kami memilih tempat tersebut karena di sekitar sana banyak titik genangan air atau banjir dan banyak motor yang memaksa lewat sehingga mogok,” lanjut Hadijanto.

Menurutnya, masalah yang dialami kebanyakan motor yang mogok karena air masuk sampai mesin atau busi basah. Karena itu, tim Astra Motor Jakarta segera membantu masyarakat membongkar mesin, membersihkannya, sehingga sepeda motor Hondanya bisa segera digunakan lagi.

Terkait banjir yang sedang melanda sebagian wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, tim Technical Service Astra Motor memberi beberapa tip, jika sepeda motor Anda terpaksa harus melewati genangan air atau banjir.

  1. Perhatikan ketinggian air yang akan dilewati. Jika ketinggian air mencapai kurang lebih 30 cm atau posisi knalpot (untuk tipe cub & sport) dan saringan udara (untuk tipe matic) sudah terendam air, segera matikan mesin sepeda motor untuk mencegah air masuk ke dalam ruang bakar.
  2. Bawa kendaraan Anda dalam keadaan mesin mati ke daerah yang tidak tergenang air.
  3. Jangan langsung nyalakan  mesin.
  4. Untuk tipe matic buka cover saringan udara lalu kick starter, namun jika pada saat dilakukan kick starter terasa keras, motor jangan dihidupkan karena ada potensi air sudah masuk ke ruang bakar.
  5. Buka busi lalu lakukan starter (disarankan dengan kick starter) untuk mengeluarkan air yang terlanjur masuk ke ruang bakar.
  6. Pastikan tidak ada air yang keluar lubang busi.
  7. Pasang saringan udara (jika kondisi saringan udara basah, jangan dipasang)
  8. Pasang busi kemudian coba nyalakan kembali sepeda motor Anda.

Penulis

Adithya Nurcahyo's picture
Adithya Nurcahyo
  • Comments

0 Comments:

Scroll to Top