Ade Desty, dari Jaipongan Sampai Balapan

Ade Desty dari Jaipongan Sampai Balapan DRC

IR – Siapa yang tidak kenal pebalap cantik asal Bandung ini, doi sudah hafal betul tikungan sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Namanya Desti Meilani Parida Pasha terkenal dengan nama Ade Desty. Desty anak bungsu dari lima bersaudara yang sudah merasakan suka duka di dunia balap Indonesia.

Wanita yang sudah berumur 18 tahun tepat pada 5 Mei 2014 lalu ini sudah merasakan menunggangi motor matic sampai super bike 600cc. “Saya sudah merasakan sensasi menunggangi motor matik sampai ke super bike 600cc, tetap saya lebih suka pakai yang 600cc, lebih terasa nikmatnya, apalagi raungan mesinnya, gagah sekali,” ujar wanita yang gemar menunggangi Honda CBR 600 ini.

Pebalap mojang ini juga terbilang nekat, pernah suatu hari balap kejurda tanpa membawa mekanik. “Saya ingin balap, yaa harus mandiri, tanpa bawa mekanik dan membawa motor menggunakan mobil pribadi saya sendiri,” ucap pebalap yang sempat menekuni les mesin ini.

Postur tubuhnya memang tidak terlalu tinggi, tapi nyalinya bisa di adu. Ketika menunggangi Ninja 250cc, top speednya bisa menjapai 180 km/jam, tak cukup sampai disitu, top speed di motor CBR 600cc ini mencapai 200 km/jam.

“Disela-sela hobby aku geber motor, dulu aku juga jadi sinden. Suka musik pop, pop sunda dan jaipongan.” papar penggemar Jorge Lorenzo yang bercita-cita ingin memproduksi apparel dan riding wear sendiri.

“Aku ya orang tomboy, fisik tetap feminin, main ya ke bengkel, belanja asesoris ya spare part motor, dan wearpack,” tutup Desti seraya berkaya biar tomboy gini aku ga suka mabuk-mabukan dan nongkrng di diskotik.

        

Penulis

Mohammad
  • Comments

0 Comments:

Scroll to Top